Kalam Hikmah Antara Gula dan Es Batu
"Iso'o dadi gulo...
Ojo dadi es batu..."
Tahukah anda dari mana rasa manis yang anda rasakan saat meminum Es Teh... Es Tebu... Es Teler dan macam es yang lain...?
Rasa manis tersebut datangnya dari gula... Orang selalu merasakan manisnya... Namun ia tak pernah menampakkan dirinya bahwa dia yang membawa rasa manis tersebut... Ia hanya berurai dan bersembunyi dan menyamarkan dirinya... tak mau namanya disebut2... Orang pun tak akan mungkin menyebut atau menyelipkan kata "gula" saat menamai minuman tersebut...
Sedang tahukah anda bagaimana kedudukan sebuah "Es Batu"? Selalu namanya disebut saat ia ada... Es Teh... Es Tebu... Es Teler dan macam es yang lain... Memang... Es juga membawa kesegaran... Tapi ingat... Ia selalu ingin muncul saat ditenggelamkan... dan usia kemunculannya tak akan lama... Sebab ia akan segera mencair... Lalu hilang... Namanya selalu ingin disebut-sebut...
Mari berpikir... Mirip siapakah sifat kita selama ini? "Es Batu"kah? Atau "gula"kah?
Terserah bagaimana anda bersikap setelah ini... Namun "Es Batu" tetaplah "Es Batu"... "gula" tetaplah "gula"...
Kalo boleh menyitir syair... saya tulis syair Alfiyyah ini... وسمّ معتلا من الأسماء ما : كالمصطفى والمرتقي مكارما
Tidak ada komentar:
Posting Komentar